Senin, 28 Januari 2019

e-government



Pengertian e-government dan contohnya dilengkapi dengan jenis-jenisnya – E-government adalah pemakaian atau penggunaan teknologi informasi yang meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak-pihak lain. Atau definisi e-government yang lainnya adalah merupakan kependekan dari “elektronik pemerintah”, dapat dikenal e-gov, pemerintah digital, online pemerintah ataupun pemerintah transformasi.
A. Inilah fungsi dari e-government
Fungsi dan tujuannya antara lain yaitu untuk meningkatkan mutu layanan publik, dengan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan juga komunikasi dalam proses penyelenggaraan pemerintah daerah supaya dapat terbentuk kepemerintahan yang bersih, transparan,  dan juga supaya dapat menjawab tuntutan perubahan secara efektif.
B. Manfaat E-Government, diantaranya sebagai berikut:
  • Yang pertama untuk memperbaiki kualitas layanan dari pemerintah kepada para stakeholder, terutama yaitu dalam hal-hal kinerja efektivitas serta efisiensi di berbagai bidang kehidupan bernegara.
  • Yang kedua untuk meningkatkan transparansi kontrol serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, yaitu dalam rangka penerapan konsep Good Corporate Governance.
  • Dan yang ketiga untuk mengurangi secara signifikan total biaya administrasi, relasi dan juga interaksi yang di kelurkan oleh pemerintah untuk kepentingan aktivitas sehari-hari.
C. Jenis-jenis E-Government, diantaranya sebgai berikut:
Government to Citizen (G2C) adalah suatu teknologi informasi yang mempunyai tujuan untuk memperbaiki hubungan interaksi antara pemerintah dengan masyarakat dan juga untuk mempermudah masyarakat dalam mencari berbagai informasi tentang pemerintahan
Government to Business (G2B) adalah suatu tipe hubungan pemerintah dengan bisnis. Karena sangat dibutuhkan relasi yang sangat baik, antara pemerintah dengan kalangan bisnis. Tujuannya demi kemudahan berbisnis masyarakat kalangan pembisnis. Contohnya seperti : www.indotender.com, dan sebagainya. Atau informasi menganai pajak perseroan, peraturan pemerintah (hukum bisnis), pendaftaran perusahaan, peluang usaha atau bisnis, dan sebagainya.
Government to Government (G2G) adalah berupa Web pemerintah yang dibuat, bertujuan untuk memenuhi berbagai macam informasi yang dibutuhkan antara pemerintahan yang satu dengan pemerintahan yang lainnya, dengan tujuan yaitu untuk memperlancar & mempermudah kerjasama antara pemerintahan – pemerintahan yang bersangkutan. Misal contohnya: www.embassyofindonesia.org dan lain sebagainya. Atau informasi menganai  blogging untuk kalangan legislative,  konsultasi secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu, pendidikan secara online, dan sebagainya.
Government to Employees (G2E) adalau berupa tipe hubungan yang ditujukan untuk para pegawai pemerintahan atau pegawai negeri untuk neningkatkan kinerja dan juga untuk kesejahteraan para pegawai yang bekerja dislahsatu institusi pemerintah. Misalkan contohnya: www.sdm.depkeu.go.id dan lain-lain.
Bagaimana apakah sekarang kamu sudah mengetahui tentang definisi atau pengertian e-government? semoga artikel ini dapat dipahami dan bermanfaat bagi kamu yang membacanya…

Sejarah Situs Web


Sejarah Situs Web

Penemu situs web adalah Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat di mana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Sebuah situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. biasanya pembahasan dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah situs web bisa berisi pranala yang menghubungkan ke situs web lain, demkian pula dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang membuat perbedaan antara situs web yang dibuat oleh individu ataupun perseorangan dengan situs web yang dibuat oleh organisasi bisnis menjadi tidak begitu jelas.
Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP (bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).

e planning



E-Planning
Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu proses perencanaan pembangunan yang dimaksudkan untuk melakukan perubahan menuju arah perkembangan yang lebih baik bagi suatu komunitas masyarakat, pemerintah dan lingkungannya dalam wilayah / daerah tertentu dengan memanfaatkan atau mendayagunakan berbagai sumberdaya yang ada dan harus memiliki orientasi yang bersifat menyeluruh, lengkap tetapi tetap berpegang pada azas prioritas.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, disingkat Bappeda, adalah lembaga teknis daerah dibidang penelitian dan perencanaan pembangunan daerah yang dipimpin oleh seorang kepala badan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur / Bupati / Walikota melalui Sekretaris Daerah. Badan ini mempunyai tugas pokok membantu Gubernur / Bupati / Walikota dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dibidang penelitian dan perencanaan pembangunan daerah.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) merupakan unsur perencanaan penyelenggaraan pemerintahan yang melaksanakan tugas dan mengkoordinasikan penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah. Beratnya tupoksi yang diemban membuat BAPPEDA membutuhkan sebuah alat bantu yang memberikan keuntungan maksimal baik dari sisi waktu maupun kualitas.
Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (e-planning) adalah sebuah alat penyusunan RKPD, KUA PPAS, KUA/PPAS Perubahan, RKPD Perubahan Kabupaten/Provinsi agar dapat terselesaikan dengan mudah, cepat, tepat dan sesuai dengan arahan yang terkandung dalam Permendagri No. 54 Tahun 2010. Dengan adanya alat bantu e-planning, BAPPEDA dapat memaksimalkan sistem dan sistem juga mampu menyajikan analisa yang sangat informatif bagi para pemangku kepentingan.

     
Sejumlah BAPPEDA yang menggunakan aplikasi e-planning sebagai alat bantu dapat memaksimalkan sistem dan sistem juga mampu menyajikan analisa yang sangat informatif bagi para pemangku kepentingan.
​Beberapa BAPPEDA dari kabupaten atau kota lain juga masih dalam proses pengerjaan e-planning yang nantinya akan diimplementasikan di kota atau kabupatennya masing-masing.

E-PLANNING
Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Terintegrasi
aplikasi E-Planning atau Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah memfasilitas Bappeda dan SKPD dalam penyusunan program kerja. Sehingga perencaan pembangunan dapat berjalan secara efektif, efisien dan terintegrasi.
E-Planning menjadi alat bantu Bappeda dalam kegiatan perencanaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah

Manfaat E-Planning

Beberapa Manfaat Diterapkannya Aplikasi Perencanaan E-Planning Diantaranya:

1.     Online Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dapat dilakukan secara On-Line.

2.     INTEGRASI

Database Terintegrasi, Data Perencanaan digunakan untuk Data Sistem Yang Lain (Sistem Anggaran, Sistem  Evaluasi & Monitoring, dll)
3.     ONTIME
Pengaturan Waktu Pertahapan, Sehingga Penyusunan RKPD dapat berjalan tepat waktu
4.     PENGAWASAN
Pengawasan Serapan Anggaran Menjadi  Lebih Mudah
5.     SINGLE SIGN ON
Mendukung Single Sign On (Satu Login untuk ke Beberapa Sistem)
6.     PRAKTIS
Proses Perencanaan Menjadi Praktis dan Mudah Aplikasi e-Planning Terintegrasi

1.     E-SIMRENDA

Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah

2.     E-TEPPA

Tim Evaluasi & Percepatan Penyerapan Anggaran

3.     E-SISMON

Sistem Monitoring Perencanaan Daerah & Dashboard Executive

4.     E-RPJMD

Sistem Informasi Penyusunan RPJMD & RENSTRA

5.     E-SAKIP

6.     Sistem Informasi Akuntabilitas Instansi Pemerintah

7.     E-DALEV

8.     Sistem Informasi Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan


Pengguna Aplikasi

Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah atau I-Planning ini digunakan oleh lintas instansi. Instansi / user tersebut bisa mengakses sistem tersebut dengan batasan akses yang sudah ditentukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.  Berikut ini beberapa pengguna yang menggunakan atau mengakses aplikasi I-Planning ini.


Pengguna Aplikasi

Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah atau I-Planning ini digunakan oleh lintas instansi. Instansi / user tersebut bisa mengakses sistem tersebut dengan batasan akses yang sudah ditentukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.  Berikut ini beberapa pengguna yang menggunakan atau mengakses aplikasi I-Planning ini.

SKPD

Pelaksana Perencanaan Daerah

Kepala Daerah

Memonitor Proses Perencanaan

DPRD

Mengawasi dan Mengesahkan Hasil Perencanaan

BAPPEDA

Menseleksi Program – Program Kegiatan

Masyarakat

Melihat dan Mengetahui Apa Saja yang Direncanakan


Mobile GIS


Mobile GIS



Saat ini perkembangan teknologi sangat berkembang dengan pesat dan semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi. Salah satu contohnya adalah Mobile GIS.
Mobile GIS merupakan Sistem Informasi Geografi yang berbasiskan perangkat mobile seperti smartphone ataupun PDA (Personal Digital Assistant). 
Mobile GIS diimplementasikan pada 2 area aplikasi utama, yaitu:
– Location Based Services 
Location Based Service (LBS) adalah layanan informasi yang diakses dengan mobile phonemelalui jaringan selular dan memiliki kemampuan untuk memanfaatkan posisi geografis pada perangkat mobile tersebut. Layanan ini menggunakan teknologi global positioning service (GPS) dan cell-based location dari Google. Beberapa aplikasi populer untuk LBS antara lain layanan pemetaan atau pencarian alamat, navigasi yang dipasang pada kendaraan untuk melaporkan navigasi lalu lintas secara real time dan masih banyak lagi yang lainnya.

– Field Based GIS
Field-based GIS merupakan Sistem Informasi Geografi untuk kegiatan lapangan. Beberapa aplikasi populer untuk FBS antara lain monitoring pengelolaan sumber daya alam, management tanggap darurat dan bencana, penelitian tentang ekologi dan geografi dan masih banyak yang lainnya.
Aplikasi Mobile GIS yang disediakan Oleh Supergeo
Supergeo merupakan salah satu aplikasi GIS yang mudah digunakan dan mendukung penyusunan aplikasi sistem informasi geografis.Berikut ini adalah aplikasi mobile GIS yang disediakan oleh Supergeo:
  • SuperSurvSuperSurv, sistem survei mobile, mengintegrasikan GIS dan teknologi GPS adalah sistem GIS mobile untuk survei data lapangan, yang bekerja pada perangkat mobile dengan OS Android. Fungsi utama meliputi pengumpulan data, orientasi, tampilan peta dan waypoint.
  • SuperPadSuperPad adalah aplikasi mobile GIS kaya fitur. SuperPad menyediakan fungsi GIS mobile yang lengkap dan menerima data dari sisi server untuk menawarkan layanan. Ini dirancang untuk pekerja lapangan yang membutuhkan untuk mengatasi tugas-tugas lanjutan.
  • SuperVeyorSuperVeyor diposisikan sebagai Solusi GIS mudah untuk survei lapangan dan pengumpulan data; fungsi penuh software mobile GIS ini memungkinkan surveyor untuk dengan mudah mengumpulkan, mengedit, ukuran, dan query data spasial untuk produktivitas lapangan yang lebih besar.
  • SuperGIS Mobile EngineSuperGIS Mobile Engine, SDK GIS mobile, cocok untuk pengguna tingkat lanjut yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan aplikasi mobile GIS dan permintaan kustomisasi tinggi untuk fungsi GIS mobile.

Tujuan dan Manafaat Web GIS




Geographic Information System (GIS) merupakan sistem yang dirancang untuk bekerja dengan data yang tereferensi secara spasial atau koordinat-koordinat geografi. GIS memiliki kemampuan untuk melakukan pengolahan data dan melakukan operasi-operasi tertentu dengan menampilkan dan menganalisa data. Applikasi GIS saat ini tumbuh tidak hanya secara jumlah applikasi namun juga bertambah dari jenis keragaman applikasinya. Pengembangan applikasi GIS kedepannya mengarah kepada applikasi berbasis Web yang dikenal dengan Web GIS.
               WebGIS merupakan aplikasi Geographic Information System (GIS) yang dapat diakses secara online melalui internet / web. Pada konfigurasi WebGIS ada server yang berfungsi sebagai MapServer yang bertugas memproses permintaan peta dari client dan kemudian mengirimkannya kembali ke client. Dalam hal ini pengguna / client tidak perlu mempunyai software GIS, hanya menggunakan internet browser seperti Internet Explorer, Mozilla Fire Fox, atau Google Chrome untuk mengakses informasi GIS yang ada di server.
               GIS memiliki kemampuan untuk melakukan pengolahan data dan melakukan operasi-operasi tertentu dengan menampilkan dan menganalisa data. Applikasi GIS saat ini tumbuh tidak hanya secara jumlah applikasi namun juga bertambah dari jenis keragaman applikasinya. Pengembangan applikasi GIS kedepannya mengarah kepada applikasi berbasis Web yang dikenal dengan Web GIS. Hal ini disebabkan karena pengembangan applikasi di lingkungan jaringan telah menunjukan potensi yang besar dalam kaitannya dengan geo informasi. Sebagai contoh adalah adanya peta online sebuah kota dimana pengguna dapat dengan mudah mencari lokasi yang diinginkan secara online melalui jaringan intranet/internet tanpa mengenal batas geografi penggunanya. Secara umum Sistem Informasi Geografis dikembangkan berdasarkan pada prinsip input/masukan data, managemen, analisis dan representasi data. Di lingkungan web prinsip-prinsip tersebut di gambarkan dan di implementasikan seperti pada table berikut :

GIS Prinsip
Pengembangan Web
Data Input
Client
Manajemen Data
DBMS dengan komponen spasial
Analisys Data
GIS Library di Server
Representasi Data
Client/server



Tujuan dari WebGIS ini :
1.            Mengembangkan peta digital berbasis WebGis untuk memudahkan pencarian data dan informasi tentang jaringan jalan, Fasilitas transportasi, aluran pematusan dan sarana prasarana pemadam kebakaran.
2.            Memutakhirkan data dan menyusun mekanismenya yang bisa diterapkan.
Manfaat dari WebGIS ini :
1.            Tersedianya peta atau informasi yang berbasis WebGIS yang tersusun dengan baik, akurat, mudah dibaca, dan mudah dimengerti oleh awam sekalipun, baik berupa data maupun peta skematik.
2.            Mendukung perencanaan makro jaringan jalan, transportasi, sistem drai

Internetslim sebagai salah satu konsultan it yang telah berpengalaman dalam membuat WebGIS dapat membantu Anda dalam pembuatan WebGIS selain itu dapat membuat aplikasi lainnya. Silahkan kunjungi website kami di www.jasapembuatanwebgis.com ,www.internetslim.com